Mata muali kayak teropong otomatis waktu ngeliat inceran,walaupun itu Cuma sekilasa kita bisa tau kalau itu dia,kayak intel professional ja.Bahkan dari bau nya aja kita bisa ngenalin,namanya aja orang lagi kesengsem,kelakuan jadi parah teruzz payah dech.Dekat ma dia pa lagi smapai ngomong ma jalan ja duch “terbang dech”.Meski aku belum tau apa dia juga punya rasa yang sama dengan aku.Seolah-olah aku milikinya walau Cuma asa ku aja.Dia seperti air seperti bintang bagiku,dia terang,keren,tapi dia jauh sekali dari mata ku bahkan jangkauan ku,aku Cuma bisa melihatnya dari jauh saja,tak lebih dan tak kurang.
Walau hanya begitu saja ,aku hnya memendangnya,apa dia membalasny???? Sungguh sesk nafasku,dia membalaznya,meski dia tak tau apa yang aku rasakan kepadanya aku merasa bahagia,karna bagiku dia sudah sempurna.
Merasakanya saja sungguh membuatku gila,hanya tesenyum,kembali tersenyum,begitu saja saat membayangkanya kembali.Apa Cuma begini saja yag akan ku lakukan??? Enggak!! Aku tau siapa dia,dimana dia tinggal,sekul bahkan semua tentang dia,Aku bisa luangkan waktu walau Cuma dikit hanya untuk tau tentang dia,walau Cuma info yang terbilang gak penting.
Aku tak bisa berbuat apa-apa saat dia ada didekat ku kecuali hanya bersikap biasa selayaknya aku,bukan hati ku yang sedang merasa dengannya.Aku terlalu gengsi untuk ungkapkan luapan hati dengan sikapku padanya.Hanya biasa saja,begitulah,otak ku tak mau mengakui kalau aku memang punya rasa dengannya.
Apa aku mempermainkan perasaanku sendiri,aku merasakannya tapi aku berusaha mengabaikannya.Aku merasa bahagia walau hanya seperti ini saja dengannya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar